Himpunan Alumni IPB
Menggantung Asa Pada Senat Akademik IPB


(Senin, 25 September 2017)

Oleh


Iriana Ekasari ( Ketua Panitia Seleksi Bakal Calon Rektor IPB Jalur HA IPB)


Minggu ini akan merupakan minggu yang menentukan sejarah IPB masa depan. Bagaimana tidak, Yang Mulia Senat Akademik akan memutuskan enam (6) nama dari 24 Calon Rektor yang diterima pendaftarannya sebagai calon pimpinan IPB yang dianggap layak memimpin institut pertanian yang sangat dibanggakan oleh Indonesia dan menjadi tumpuan jutaan petani dan puluhan ribu keluarga yang anggota keluarganya menuntut ilmu di sana.


Maka keputusan Senat Akademik IPB mengandung makna bukan hanya rasional akan tetapi juga emosional bahkan spiritual.  Jutaan harap ini semoga menjadi dasar kehati-hatian Senat Akademik dalam memilih best of the best dari calon-calon yang ada.


Jutaan harap inilah juga yang mendasari alasan filosofis bagi HA IPB ketika menerapkan metode seleksi Bakal Calon Rektor dengan dua tahap: Uji Kompetensi oleh lembaga asesmen yang terkareditasi dan Konvensi dengan panelis yang mewakili stakehokder eksternal dan dihadiri oleh stakeholder internal; sehingga  proses seleksi dapat dipertanggungjawabkan, adil dan transparan. Dari proses ini HA IPB mengajukan tiga nama: Dr. Bayu Krisnamurti, Dr. Rinekso Soekmadi dan Prof. Dr. Wiku Adisasmito.


Kunjungan Presiden ke IPB pada perayaan Dies Natalis IPB ke-54 menunjukkan harapan negara pada IPB, bahwa IPB yang juga dbiayai oleh negara antara lain dari pembayar pajak menyandang tanggung jawab kepada negara - dalam mencapai tujuan bernegara yaitu mensejahterakan dan mencerdaskan seperti dalam mukaddimah Undang Undang Dasar kita.  


Kenyataan bahwa petani belum sejahtera dan sebagian besar kelompok miskin negara ini adalah petani - haruslah menjadikan orientasi utama IPB dan alumni IPB untuk berperan secara signifikan kepada Negara. Belum lagi potensi punahnya kelompok petani karena usia sebagian besar petani sekarang di atas 45 tahun dan hanya 3% orang usia muda yang bersedia menjadi petani (data hasil penelitian LIPI 2017). Maka IPB yang setiap tahunnya menggembleng ribuan mahasiswa, tentu menjadi sangat strategis bagi kedaulatan pangan dari sisi penyediaan sumberdaya manusia dan know how pertanian Indonesia.


Telah beberapa hari tim khusus disebut juga tim ad hoc Senat Akademik menyeleksi calon-calon yang ada. Visi Misi dan program unggulan para calon juga dikupas oleh harian ini untuk diketahui publik dan tentunya tim ad hoc Senat Akademik. Pada tanggal 27 September akan diumumkan enam (6) nama yang paling layak menurut Senat Akademik.  Pilihan Senat Akademik akan dinilai oleh masyarakat apakah benar-benar mengedepankan kepentingan dan harapan negara dan jutaaan asa di atas. Maka tanggung jawab moril bagi tim adhoc Senat Akademik dalam memilih  the best six adalah sangat berat. Kepada mereka masa depan IPB, alumni yang akan dihasilkan, wajah pertanian dan lingkungan Indonesia mendatang, kedaulatan pangan dan energi dan kesejahteraan petani, semuanya baik secara langsung atau tidak bergantung pada pilihan tim ad hoc.


Maka saya mengajak seluruh alumni agar mendoakan Allah menurunkan hidayah berupa kejernihan pikir, kebeningan hati  sehingga semua anggota tim ad hoc dapat menunaikan tugasnya dengan amanah. Amin YRA. 


Selanjutnya, karena IPB sebagai universitas mengedepankan kerangka berpikir ilmiah,  maka layak pula diharapkan calon Rektor yang enam (6) dapat juga diuji kompetensi kepemimpinan dan manajerialnya oleh lembaga uji kompetensi terakreditasi sehingga dapat diketahui keunggulan dan kelemahan masing-masing calon secara terukur dengan alat dan metode ukur yang sama. Tujuannya selain untuk memilih yang terunggul juga untuk saling melengkapi. Baik pula bagi Rektor terpilih nanti mengetahui kelemahannya sehinga bisa mengatasinya dengan melibatkan pihak lain yang dapat mengisi kelemahan tersebut.  Akan lebih baik lagi apabila Wakil Rektor juga adalah dari 3 besar atau 6 besar yang telah tersaring sehingga IPB memperoleh yang terunggul untuk menjadi pemimpinnya.


Semoga asa ini menjadi perhatian SA dan MWA IPB.


 


Galeri
Korporat
Rabu, 21 September 2016 10:20 WIB
Senin, 12 Oktober 2015 09:03 WIB
Kamis, 17 September 2015 09:29 WIB
Rabu, 16 September 2015 07:28 WIB
Jum'at, 28 Agustus 2015 09:57 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 14:01 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 11:30 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 11:23 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 11:19 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 11:02 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 10:57 WIB
Kamis, 30 April 2015 14:14 WIB
Kamis, 30 April 2015 14:07 WIB
Kamis, 30 April 2015 14:05 WIB
Selasa, 28 April 2015 01:43 WIB
Tokoh
Kamis, 16 Maret 2017 07:58 WIB
Senin, 6 Maret 2017 16:46 WIB
Selasa, 28 Februari 2017 11:46 WIB
Rabu, 25 Januari 2017 12:43 WIB
Jum'at, 20 Januari 2017 09:42 WIB
Jum'at, 6 Januari 2017 13:46 WIB
Minggu, 30 Oktober 2016 21:42 WIB
Jum'at, 21 Oktober 2016 04:35 WIB
Senin, 17 Oktober 2016 12:14 WIB
Selasa, 19 Januari 2016 12:58 WIB
Senin, 28 Desember 2015 11:18 WIB
Jum'at, 18 Desember 2015 15:34 WIB
Senin, 14 Desember 2015 15:44 WIB
Rabu, 9 Desember 2015 10:32 WIB
Senin, 26 Oktober 2015 20:29 WIB
Senin, 12 Oktober 2015 07:54 WIB
Selasa, 22 September 2015 12:04 WIB
Senin, 7 September 2015 14:33 WIB
Sabtu, 22 Agustus 2015 09:41 WIB
Selasa, 21 April 2015 11:30 WIB
Minggu, 19 April 2015 19:39 WIB
Minggu, 19 April 2015 19:34 WIB
Kamis, 16 April 2015 20:44 WIB
Artikel
Kamis, 12 Oktober 2017 00:00 WIB
Senin, 25 September 2017 00:00 WIB
Jum'at, 22 September 2017 00:00 WIB
IPB
Sabtu, 16 September 2017 00:00 WIB
Jum'at, 8 September 2017 00:00 WIB
Jum'at, 11 Agustus 2017 00:00 WIB
Rabu, 7 Juni 2017 00:00 WIB
Senin, 8 Mei 2017 00:00 WIB
Rabu, 15 Maret 2017 00:00 WIB
Selasa, 14 Maret 2017 00:00 WIB
Sabtu, 4 Maret 2017 00:00 WIB
Jum'at, 3 Maret 2017 00:00 WIB
Minggu, 26 Februari 2017 00:00 WIB
Sabtu, 25 Februari 2017 00:00 WIB
Jum'at, 24 Februari 2017 00:00 WIB
Rabu, 8 Februari 2017 00:00 WIB