Himpunan Alumni IPB
Ini Jumlah Target Program Desa Peduli Gambut sampai Tahun 2020


(Senin, 31 Juli 2017)

Bogor (alumniipb.org) - Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Badan Restorasi Gambut (BRG) M Yusuf mengungkapkan, pihaknya menargetkan sebayak 1205 desa masuk ke dalam program Desa Peduli Gambut hingga tahun 2020.


Jumlah desa sebanyak itu, kata Yusuf, terdiri dari 2,4 juta hektare keseluruhan luas lahan, baik dalam wilayah konsensi maupun areal penggunaan lain (APL). 


“Indikator keberhasilannya adalah meningkatnya indeks desa membangun serta terintegrasinya perlindungan, pemanfaatan ekosistem gambut ke dalam rencana pembangunan desa dan kawasan pedesaan," tutur Yusuf yang juga alumni IPB Fakultas MIPA angkatan 35, kepada alumniipb.org, di Jakarta, Kamis (27/7).


Yusuf menjelaskan, mengacu pada Perpres Nomor 1/2016 tentang Badan Restorasi Gambut, prioritas restorasi lahan gambut adalah wilayah yang mengalami kerusakan paling parah akibat kebakaran besar tahun 2015.


“Sistem kerja BRG tidak hanya top down, tapi juga botton up. Hingga kini masyarakat provinsi, khususnya desa-desa, cukup antusias menanggapi upaya-upaya kami dalam merestorasi gambut,” ujar Yusuf.


BRG bertugas mengkoordinasikan restorasi lahan gambut meliputi tujuh provinsi di Indonesia, antara lain, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Papua.


Dari ketujuh provinsi itu, Riau yang paling besar target restorasinya yakni mencapai 800 ribu hektare.


“Sampai pertengahan 2017 sudah ada 180 desa yang masuk ke dalam program Desa Peduli Gambut. Meskipun masih jauh dari target, namun BRG yakin dan terus berusaha maksimal agar dapat mencapai target program Desa Peduli Gambut pada tahun 2020 nanti,” ucap Yusuf


Program Desa Peduli Gambut terdiri dari kegiatan seperti fasilitasi pembentukkan kawasan pedesaan, penguatan lokal dan kesiapan masyarakat desa dalam menghadapi bencana kebakaran gambut. (eng/cr)


Galeri
Korporat
Rabu, 21 September 2016 10:20 WIB
Senin, 12 Oktober 2015 09:03 WIB
Kamis, 17 September 2015 09:29 WIB
Rabu, 16 September 2015 07:28 WIB
Jum'at, 28 Agustus 2015 09:57 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 14:01 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 11:30 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 11:23 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 11:19 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 11:02 WIB
Rabu, 20 Mei 2015 10:57 WIB
Kamis, 30 April 2015 14:14 WIB
Kamis, 30 April 2015 14:07 WIB
Kamis, 30 April 2015 14:05 WIB
Selasa, 28 April 2015 01:43 WIB
Tokoh
Kamis, 16 Maret 2017 07:58 WIB
Senin, 6 Maret 2017 16:46 WIB
Selasa, 28 Februari 2017 11:46 WIB
Rabu, 25 Januari 2017 12:43 WIB
Jum'at, 20 Januari 2017 09:42 WIB
Jum'at, 6 Januari 2017 13:46 WIB
Minggu, 30 Oktober 2016 21:42 WIB
Jum'at, 21 Oktober 2016 04:35 WIB
Senin, 17 Oktober 2016 12:14 WIB
Selasa, 19 Januari 2016 12:58 WIB
Senin, 28 Desember 2015 11:18 WIB
Jum'at, 18 Desember 2015 15:34 WIB
Senin, 14 Desember 2015 15:44 WIB
Rabu, 9 Desember 2015 10:32 WIB
Senin, 26 Oktober 2015 20:29 WIB
Senin, 12 Oktober 2015 07:54 WIB
Selasa, 22 September 2015 12:04 WIB
Senin, 7 September 2015 14:33 WIB
Sabtu, 22 Agustus 2015 09:41 WIB
Selasa, 21 April 2015 11:30 WIB
Minggu, 19 April 2015 19:39 WIB
Minggu, 19 April 2015 19:34 WIB
Kamis, 16 April 2015 20:44 WIB
Artikel
Kamis, 12 Oktober 2017 00:00 WIB
Senin, 25 September 2017 00:00 WIB
Jum'at, 22 September 2017 00:00 WIB
IPB
Sabtu, 16 September 2017 00:00 WIB
Jum'at, 8 September 2017 00:00 WIB
Jum'at, 11 Agustus 2017 00:00 WIB
Rabu, 7 Juni 2017 00:00 WIB
Senin, 8 Mei 2017 00:00 WIB
Rabu, 15 Maret 2017 00:00 WIB
Selasa, 14 Maret 2017 00:00 WIB
Sabtu, 4 Maret 2017 00:00 WIB
Jum'at, 3 Maret 2017 00:00 WIB
Minggu, 26 Februari 2017 00:00 WIB
Sabtu, 25 Februari 2017 00:00 WIB
Jum'at, 24 Februari 2017 00:00 WIB
Rabu, 8 Februari 2017 00:00 WIB